Rabu, 14 Juli 2010

BAHAN AJAR SENI BUDAYA SMP

BAHAN AJAR
SENI BUDAYA KELAS VII DAN VIII
(Disusun untuk lingkungan sendiri)










Disusun oleh :
Drs. Cecep Amelia
NIP : 196704141999031003
E-mail : spenzacep@yahoo.co.id
Website:spenzacep.blogspot.com





NAMA SISWA :
KELAS :






SMPN 1 KUNINGAN
JL. SILIWANGI NO 74 KUNINGAN
TLP. 0232 871064

SENI ADALAH : Ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsur-unsur keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.

KESENIAN DIBAGI 4 JENIS :
1. Seni Musik adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk nada dan syair yang indah.
2. Seni Rupa adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk rupa / gambar-gambar.
3. Seni Drama adalah curahan perasaaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak bercerita yang diramu dengan musik yang sesuai.
4. Seni Tari adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak anggota badan yang teratur dan berirama.

SENI BUDAYA adalah Kreasi seni, baik dalam bentuk Musik, Rupa,Drama, maupun Tarian yang lahir dan berkembang serta dipelihara secara turun temurun oleh masyarakat di suatu daerah, dan menjadi ciri khas daerah tersebut.

A. SENI MUSIK
Dalam Seni Musik terdapat 2 (dua) unsur yaitu : Vocal dan Instrument.
Vocal adalah alunan nada-nada yang keluar dari suara manusia.
Instrument adalah nada-nada yang keluar dari alat musik yang digunakan.

TEKNIK VOCAL adalah : Cara memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring.

UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL :
1. Artikulasi, adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.
2. Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan.
Pernafasan di bagi tiga jenis, yaitu :
- Pernafasan Dada : cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.
- Pernafasan Perut : udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam menyanyi, karena akan cepat lelah.
- Pernafasar Diafragma : adalah pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vocal yang baik.

3. Phrasering adalah : aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga
mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.
4. Sikap Badan : adalah posisi badan ketika seseorang sedang nyanyi, bisa sambil
duduk, atau berdiri, yang penting saluran pernafasan jangan sampai terganggu.
5. Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara dengan mefungsikan rongga-
rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.
6. Vibrato adalah : Usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberi
gelombang/ suara yang bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.
7. Improvisasi adalah usaha memperindah lagu dengan merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah melodi pokoknya.
8. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat.
Syarat-syarat terbentuknya Intonasi yang baik :
a. Pendengaran yang baik
b. Kontrol pernafasan
c. Rasa musical.
NADA adalah bunyi yang memiliki getaran teratur tiap detiknya.
SIFAT NADA ADA 4 (EMPAT) :
1. FITCH yaitu ketepatan jangkauan nada.
2. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan
3. INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.
4. TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.

AMBITUS SUARA adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang.
Seorang penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya.
CRESCENDO adalah suara pelan berangsur-angsur keras.
DESCRESCENDO adalah suara keras berangsur-angsur pelan.
STACATO adalah suara dalam bernyanyi yang terpatah-patah.

SUARA MANUSIA DIBAGI 3 (TIGA) :
1. Suara Wanita Dewasa ;
- Sopran (suara tinggi wanita)
- Messo Sopran (suara sedang wanita)
- Alto (suara rendah wanita)
2. Suara Pria Dewasa :
- Tenor (suara tinggi pria)
- Bariton (suara sedang pria)
- Bas (suara rendah pria)
3. Suara Anak-anak :
- Tinggi
- Rendah.

TANGGA NADA DIATONIS adalah rangkaian 7 (tujuh) buah nada dalam satu oktaf yang mempunyai susunan tinggi nada yang teratur.
Tangga Nada Diatonis Mayor adalah Tangga Nada yang mempunyai jarak antar nadanya 1 (satu) dan ½ (setengah).
Ciri-ciri tangga nada Diatonis Mayor :
1. Bersifat riang gembira
2. Bersemangat
3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C
4. Mempunyai pola interval : 1 , 1 ,. ½, 1 , 1 , 1, ½


Ciri-ciri Tangga nada Diatonis Minor :
1. Kurang bersemangat.
2. Bersifat sedih
3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A
4. Mempunyai pola interval : 1 , ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1 .
Catatan : Teori ini kurang sesuai dengan musik Dangdut yang banyak berkembang di Indonesia.
Contoh Lagu yang bertangga nada Mayor : Maju Tak Gentar, Indinesia Raya, Hari merdeka, Halo-halo Bandung, Indonesia Jaya, Garuda Pancasila, Mars Pelajar.
Contoh Lagu yang bertangga nada Minor : Syukur, Tuhan, Gugur Bunga.

TANGGA NADA KROMATIS adalah tangga nada yang mempunyai jarak antar nadanya hanya ½ . Contoh : C – Cis – D – Dis- E – F – Fis – G – Gis – A – Ais – B
TANGGA NADA ENHARMNONIS adalah rangkaian tangga nada yang mempunyai nama dan letak yang berbeda, tetapi mempunyai tinggi nada yang sama.
Contoh : Nada Ais-Bes, Cis-Des, Gis-As, Dis-Es, Fis-Ges.

JENIS-JENIS ALAT MUSIK :
1. Alat musik Melodis adalah alat musik yang bernada, tetapi tidak bisa membentuk
Accord, contoh : Biola, Recorder, Pianika, Harmonika, Saxophone, Tropet.
2. Alat musik Ritmis adalah alat musik yang berfungsi untuk menegaskan ketukan
dan biasanya tidak bernada. Contoh : Drum, gendang, tamborin, Castanyet, triangle, gong.
3. Alat musik Harmonis adalah alat musik yang mampu membuat melodi dan juga
mampu membentuk accord. Contoh : Gitar, Piano, Key Board, Acordeon.
ACORD adalah rangkaian 3 (tiga) buah nada atau lebih, bila dibunyikan secara serempak maka akan terdengar indah dan harmonis.

JENIS/GOLONGAN ALAT MUSIK :
A. Alat Musik Pukul , contoh : triangle, tamborin, kastenyet, ring bell, tambur,
genderang, belira, set drum, gendang, kolintang, angklung.
B. Alat Musik Tiup, contoh : Recorder, harmonica, pianika, terompet, saksofon.
C. Alat Musik petik, contoh : Gitar, ukulele, mandolin, harpa, sitar.

FUNGSI SENI TERBAGI MENJADI :
A. FUNSI INDIVIDUAL
1. Untuk memenuhi kebutuhan fisik
2. Untuk memenuhi kebutuhan Emosional
B. FUNGSI SOSIAL
1. Dalam bidang Agama
2. Dalam bidang Pendidikan
3. Dalam bidang Komunikasi
4. Dalam bidang Rekreasi


APRESIASI yaitu Totalitas kegiatan yang meliputi penglihatan, pengamatan, penilaian, dan penghargaan terhadap suatu karya seni.
BIRAMA adalah ketukan tetap yang berulang-ulang pada sebuah lagu. Contoh birama :
2/4 , 3/4 , 4/4 , 6/8

PADUAN SUARA adalah Penyajian musik vocal yang terdiri dri 15 orang atau lebih yang memadukan berbagai warna suara menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat menampakan jiwa lagu yang dibawakan.
JENIS-JENIS PADUAN SUARA :
1. Paduan Suara UNISONO yaitu Paduan suara dengan menggunakan satu suara.
2. Paduan Suara 2 suara sejenis, yaitu paduan suara yang menggunakan 2 suara manusia yang sejenis, contoh : Suara sejenis Wanita, Suara sejenis Pria, Suara sejenis anak-anak.
3. Paduan Suara 3 sejenis S - S – A, yaitu paduan suara sejenis dengan menggunakan suara Sopran 1, Sopran 2, dan Alto.
4. Paduan Suara 3 suara Campuran S – A – B, yaitu paduan suara yang menggiunakan 3 suara campuran , contoh : Sopran, Alto Bass.
5. Paduan suara 3 sejenis T- T – B, yaitu paduan suara 3 suara sejenis pria dengan suara Tenor 1, Tenor 2, Bass.
6. Paduan Suara 4 suara Campuran, yaitu paduan suara yang mengguanakan suara campuran pria dan wanita, dengan suara S – A – T – B. Sopran, Alto, Tenor, Bass.
DIRIGEN / CONDUCTOR adalah orang yang memimpin Paduan Suara.
Syarat-syarat seorang Dirigen/ Conductor yang baik :
1. memiliki sifat kepemimpinan
2. memiliki ketahanan jasmani yang tangguh
3. sebaiknya sehat jasmani dan rohani
4. simpatik
5. menguasai cara latihan yang efektif
6. memiliki daya imajinasi yang baik
7. memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan bermain musik.

TANDA DINAMIK adalah tanda utuk menyatakan keras, lembutnya sebuah lagu yang dinyanyikan. Contoh-contoh Tanda Dinamik :
1. f : forte = keras
2. ff : fortissimo = sangat keras
3. fff : fortissimo assai = sekeras mungkin
4. mf : mezzo forte = setemgah keras
5. fp : forte piano = mulai dengan keras dan diikuti lembut
6. p : piano = lembut
7. pp : pianissimo = sangat lembut
8. ppp : pianissimo possibile = selembut mungkin
9. mp : mezzo piano = setengah lembut



PERUBAHAN TANDA DINAMIKA :
- Diminuendo (dim) : melembut
- Perdendosi : melembut sampai hilang
- Smorzzande : sedikit demi sedikit hilang
- Calando : mengurangi keras
- Poco a poco : sedikit demi sedikit / lambat laun
- Cresscendo : berangsur-angsur keras
- Decrsescendo : berangsur-angsur lembut
TANDA TEMPO adalah tanda yang diguakan untuk menunjukan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan. A.TANDA TEMPO CEPAT :
1. Allegro : cepat
2. Allegratto : agak cepat
3. Allegrissimo : lebih cepat
4. Presto : cepat sekali
5. Presstissimo : secepat-cepatnya
6. Vivase : cepat dan girang
B. TANDA TEMPO SEDANG :
1. Moderato : sedang
2. Allegro moderato : cepatnya sedang
3. Andante : perlahan-lahan
4. Andantino : kurang cepat
C. TANDA TEMPO LAMBAT :
1. Largo : lambat
2. Largissimo : lebih lambat
3. Largeto : agak lambat
4. Adagio : sangat lambat penuh perasaan
5. Grave : sangat lambat sedih
6. Lento : sangat lambat berhubung-hubungan.
PERMATA / CORONA adalah tanda untuk menambah hitungan menurut selera.

SENI BUDAYA adalah Kreasi seni, baik dalam bentuk Musik, Rupa,Drama, maupun Tarian yang lahir dan berkembang serta dipelihara secara turun temurun oleh masyarakat di suatu daerah, dan menjadi ciri khas daerah tersebut.

JENIS-JENIS MUSIK DAERAH JAWA BARAT (KARAWITAN) :
1. Angklung
2. Calung
3. Tembang Sunda
4. Gamelan (degung, kliningan, jaipongan, ketuk tilu, wayang golek)
5. Terbangan (genjringan)
6. Gembyung (banyak berkembang di Kuningan)
7. Tarling ( berkembang di Cirebon)
8. Rengkong
9. Rudat
10. Pencak silat
10. Sisindiran
11. Kuda ronggeng
12. Kuda lumping
13. Tari Topeng Cirebon
14. Musik Pop Sunda
FUNGSI ALAT MUSIK :
1. Pengiring lagu
2. Pengiring Tari
3. Pengiring Upacara Adat.
TOKOH-TOKOH KARAWITAN SUNDA :
1. Rd. Mahyar Angga Kusumadinata
2. Koko Koswara (Mang Koko)
3. Daeng Soetigna
4. Udjo Ngalagena
5. Nano Suratno
UNSUR-UNSUR MUSIK (KARAWITAN) :
1. Bunyi (Nada)
2. Irama/Wirahma
3. Birama/Metrum
4. Melodi
5. Harmoni

SENI MUSIK NUSANTARA
Yaitu segala jenis seni musik yang lahir dan berkembang diseluruh wilayah Nusantara, dari Sabang sampai Merauke. Setiap daerah mempunyai seni yang berbeda-beda, hal ini sangat dipengaruhi oleh pola kehidupan /tradisi yang turun temurun.
Contoh seni musik Nusantara :
1. Jawa Barat /Sunda :
a. Bubuy Bulan
b. Manuk Dadali
c. Panon Hideung
d. Kuningan Asri
2. Sumatra Barat :
a. Kambanglah Bungo
b. Kampuang Nan Jauh Dimato
c. Malam Baiko
3. DKI Jakarta :
a. Kicir-kicir
b. Jali-jali
c. Kroncong Kemayoran, dll
4. Sumatera Utara :
a. Alu Siau
b. Butet
c. Sinanggar Tulo


5. Aceh :
a. Bungong Jeumpa
b. Ayam denlapeh
6. Jawa Tengah :
a. Gundul Pacul
b. Gambang Suling
c. Dondong opo salak
7. Maluku :
a. Sarinande
b. O Ulate
c. Rame-rame
d. Waktu Hujan sore-sore
e. Ayo Mama
f. Buka Pintu, dll
8. Irian Jaya :
a. Yamko rambe Yamko
b. Apuse
9. Sulawesi Utara :
a. Sipatokaan
b. O Inani Keke
10. NTT :
a. Anak Kambing Saya
b. Bolelebo
11. Kalimantan Selatan :
a. Ampar-ampar Pisang
b. Saputangan Bapucu ampat
dll.

LAGU WAJIB DAN LAGU NASIONAL YANG PERLU DIPELAJARI :
1. Indonesia Raya
2. Mengheningkan Cipta
3. Maju Tak Gentar
4. Halo-halo Bandung
5. Bagimu Negeri
6. Indonesia Pusaka
7. Garuda Pancasila
8. Bangun Pemudi-pemuda
9. Rayuan Pulau kelapa
10. Syukur
11. Ibu Kita Kartini
12. Hari Merdeka
13. Indonesia Bersatulah
14. Mars Pelajar
15. Hymne Kemerdekaan
Dll.



JENIS-JENIS TARI
A.JENIS TARI MENURUT FUNGSI DAN TUJUANNYA :
1. Tari Upacara
2. Tari gembira
3. Tari pertunjukan
B.JENIS TARI BERDASARKAN GAYANYA:
1. Tari Tradisionil
a. Tari Rakyat, gerakannya sederhana,musikny sederhana,busana dan riasannya
juga sederhana. Berkembang di kalangan rakyat biasa.
b. Tari Klasik,berkembang dikalangan istana (bangsawan) dan telah ditentukan
baik gerakan maupun aturannya, sehingga mempunyai nilai yang tinggi.
2. Tari Kreasi Baru (Modern)
C.JENIS TARI DILIHAT DARI PENYAJIANNYA :
1. Tari Tunggal
2. Tari berpasangan (duet)
3. Tari Kelompok
D.JENIS TARI MENURUT TEMANYA :
1. Tari Dramatik (Tari Bercerita)
2. Tari non Dramatik

UNSUR-UNSUR TARI :
1. WIRAGA yaitu gerak utama dalam tari
2. WIRAMA yaitu irama yang menyatu dengan tarian
3. WIRASA yaitu penghayatan penari terhadap gerak tari yang dilakukannya.






Kuningan, Juni 2010
Penyusun,





Drs. Cecep Amelia
NIP : 196704141999031003

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar